Berikut Gejala-Gejala Penyakit Cacar Air

Berikut Gejala-Gejala Penyakit Cacar Air

Berikut Gejala-Gejala Penyakit Cacar Air – Chicken Pox atau istilah medisnya Varicella simplex merupakan penyakit yang menyerang kulit dan mudah menular, ditandai dengan demam, pilek serta kondisi tubuh yang lemah kemudian muncul bintik-bintik merah pada tubuh. Seperti pada umumnya penyakit yang disebabkan oleh virus, penyakit ini lebih banyak menyerang orang yang memiliki daya tahan yang lemah. Oleh karena itu penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster ini lebih banyak menyerang anak-anak, namun ada juga beberapa orang dewasa yang terjangkit penyakit yang satu ini. Baca juga Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air. Infeksi virus ini akan menyerang setiap orang baik anak-anak maupun sudah dewasa yang belum mengalami cacar air, namun jika seseorang sudah mengalami cacar air tubuhnya akan kebal terhadap serangan infeksi virus ini, namun pada anak gejala akan lebih ringan dan kesembuhan akan lebih menjadi lebih mudah tanpa masalah sedangkan pada orang dewasa infeksi ini bisa menjadi berat baik gejala maupun penyembuhannya, jadi lebih baik terkena cacar air saat masih anak-anak daripada setelah dewasa. Jika seseorang menderita penyakit ini, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan yang sangat kuat seumur hidup, jadi penyakit cacar air ini hanya terjadi satu kali seumur hidup pada setiap orang. Cacar air sangat menular dan memiliki tiga tahap dalam pembentukannya. Gejala penyakit cacar air ini dimulai dengan munculnya sedikit benjolan gatal di seluruh tubuh yang menyerupai seperti gigitan serangga. Kemudian, bintik tadi berubah menjadi benjolan yang berisi cairan, diikuti oleh tahap akhir yaitu pada saat tahap penyembuhan, dimana benjolan tersebut pecah dan membuat bekas pada kulit. Selain benjolan gatal dan koreng, gejala penyakit cacar air juga dapat menyebabkan demam, sakit kepala, batuk kering atau hilangnya nafsu makan....
Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air

Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air

Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air – Cacar air atau dalam bahasa medisnya disebut sebagai varicella simplex adalah sejenis penyakit yang menyerang kulit. Cacar Air merupakan penyakit kulit yang umum dikenal masyarakat. Penyakit cacar air akan menyerang setiap orang yang belum pernah kena. Hampir semua orang dari anak-anak sampai dewasa pernah terkena yang namanya penyakit Cacar Air. Penyebab cacar air sendiri adalah virus Vericella atau disebut juga virus Vericella zostar (virus V-2). Virus ini dapat ditemukan dalam cairan vesikel, darah penderita, dan cairan selaput lendir. Penyakit cacar air yang menyerang anda merupakan penyakit akut yang menular. Penyakit cacar air mudah sekali menular, yaitu melalui percikan cairan ludah dan kontak langsung dengan cairan yang berisi virus tersebut. Baca juga Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air. Virus varicella zoster (VZV) sebagai penyebab cacar air akan menyebabkan ruam melepuh, gatal, kelelahan, dan demam jika terpapar pada seseorang. Gejala awal cacar air dapat di mulai dengan demam ringan 1 sampai 2 hari serta penderitanya akan merasa kelelahan. Gejala-gejala awal tidak selalu terjadi sebelum ruam cacar air berkembang. Sekitar 90% dari orang yang belum pernah menderita cacar air akan terinfeksi ketika kontak dengan virus. Cara penyebaran virus Varicella ini melalui udara atau Aerogen. Karena melalui udara, virus dapat dengan cepat berpindah dan kontak dengan orang lain. Selain itu, kontak fisik dengan penderita cacar air ini juga semakin meningkatkan resiko tertular. Secara umum penyakit ini ditularkan dengan kontak langsung dengan si penderita. Seperti proses penularan melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah. Air yang berada di dalam gelembung cacar air jika pecah dan mengenai kulit akan lebih cepat...
Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air

Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air

Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air – Cacar air atau varisella merupakan jenis penyakit yang di akibatkan oleh virus varisella zoster. penyakit ini tentu sangat mengganggu karena menimbulkan bintil – bintil merah yang gatal dan juga berisi cairan. Selain itu penyakit cacar air ini cukup mudah sakli menular. Kebanyakan anak akan mengalami penyakit cacar ketika mereka masih muda dan biasanya merupakan penyakit ringan. Bagi anak anda yang terkena cacar air membutuhkan waktu antara 10 hingga 21 hari untuk sembuh dari cacar air. Penularan cacar air pada anak terjadi dikarenakan adanya kontak dengan orang yang sedang menderita cacar air. Baca juga 5 Tips Cara Alami Mengatasi Hidung Yang Tersumbat. Gejala Cacar Air Demam hingga 3 hari. Timbul bintil-bintil kemerahan yang lama kelamaan akan berubah menjadi gelembung berisi cairan bening seperti air mata. Gatal-gatal. Kadang disertai batuk dan pilek. Cara Merawat Anak Menderita Cacar Air Segera ke dokter untuk memastikan anak menderita cacar air atau bukan. Perawatan penderita sebaiknya dilakukan oleh orang yang sudah pernah terjangkit cacar air. Biasanya, penderita yang sudah terkena cacar air akan kebal terhadap penyakit tersebut. Anak boleh ditemui, tetapi jangan terlalu dekat jaraknya, sehingga napasnya tidak terhirup. Pisahkan barang-barang yang digunakannya, seperti baju, handuk, piring, gelas, sisir, atau peralatan lain. Bersihkan peralatan tersebut secara terpisah. Tempatkan pula penderita dalam tempat tidur terpisah, ganti seprai setiap hari. Jaga kualitas dan kuantitas makanan anak. Beri makanan yang tinggi kalori dan protein, juga makanan sumber vitamin dan mineral. Istirahat yang cukup. Jangan biarkan anak keluar rumah selagi bintil cacar air masih dan terus timbul. Minta anak untuk tidak menggaruk bintil yang gatal. Potong kukunya, atau pakaikan sarung tangan...
Inilah 5 Penyebab Kanker Yang Paling Umum

Inilah 5 Penyebab Kanker Yang Paling Umum

Kanker adalah salah satu penyakit yang menakutkan dan mematikan. Tentu semua orang tidak ingin terjangkit penyakit yang ganas dan mematikan ini,akan tetapi banyak orang diluar sana mungkin tidak sadar hal yang dilakukan setiap harinya itu daat menimbulkan sebuah kanker. Nah, erikut ini kami berikan ulasan 5 penyebab kanker yang paling umum, seperti yang dilansir oleh Merdeka.com. Baca juga Tips Alami Merawat Kulit Kering. Paparan matahari Radiasi matahari adalah salah satu penyebab kanker kulit. Banyak orang yang tak melindungi kulit mereka dari sinar matahari terkena kanker kulit. Bahan kimia Penggunaan bahan kimia dalam makanan dan penyebaran bahan kimia di udara bisa memicu kanker. Penyakit kanker yang muncul karena bahan kimia umumnya adalah kanker paru-paru, kanker perut, dan kanker nasofaring. Gen Beberapa tipe kanker, seperti kanker payudara disebabkan oleh gen. Jika Anda memiliki anggota keluarga yang terkena kanker payudara, seperti ibu, bibi, kakak, atau nenek, ada baiknya untuk memeriksakan diri secara teratur. Alkohol Alkohol mempunyai dampak yang hampir sama dengan rokok. Jika dikonsumsi secara berlebihan, alkohol bisa memicu kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker kerongkongan, dan kanker hati. Merokok Perokok kronis seringkali berdalih bahwa siapa saja bisa terkena kanker paru-paru, bahkan mereka yang tidak pernah merokok sekalipun. Namun statistik menunjukkan dengan jelas bahwa satu dari empat kasus kematian kanker disebabkan oleh kebiasaan merokok. Merokok bisa menyebabkan kanker paru-paru, tenggorokan, mulut, dan laring. Tak hanya itu, banyak juga kasus kematian akibat kanker yang diderita oleh perokok pasif. Itulah dia beberapa penyebab umum penyakit kanker, semoga ulsan yang kami sajikan di atas Inilah 5 Penyebab Kanker Yang Paling Umum dapat bermanfaat untuk...
Cara Mengatasi Penyakit Alergi Suhu Dingin

Cara Mengatasi Penyakit Alergi Suhu Dingin

Cara Mengatasi Penyakit Alergi Suhu Dingin – Alergi dingin merupakan alergi yang cukup di kenal oleh para masyarakat di indonesia. Gejala yang timbul abgi Anda memliki alergi dingin ini biasanya mengalami keadaan perubahan suhu yang drastis. Selain itu, alergi dingin juga dapat dipicu oleh rangsangan mekanik, cahaya, dan lain-lain. Terjadinya gelaja penyakit alergi dingin ini biasanya timbul pada bagian pernafasan & kulit. Selain itu dampak yang timbul dalam kulit mengalami kemerah-merahan, bentol-bentol serta terasa gatal pada kulit. Penyebabnya timbulnya alergi pada kulit ini adalah adanya pelepasan zat kimia yang disebut histamin. Cara menghindari alegi dingin adalah dengan meghindari kontak langsung dengan udara dingin atau air dingin. Sedangkan untuk meringankan gejala alergi dingin ini, Anda bisa mencoba tips penanganan berikut ini: Menggunakan pakaian yang tebal Penyebab utama alergi dingin biasanya adalah terdapatnya suhu udara yang dingin, nah maka dari itu, Anda memerlukan pelindung tubuh seperti pakaian yang tebal, jaket, syal, dan topi dll, yang dapat menghangatkan suhu tubuh Anda. Namun, Anda juga harus memperhatikan bahan pembuatan pakaian tersebut. Pastikan bahan tersebut tidak memicu alergi kulit yang lebih parah lagi. Mandi air hangat Hindari kontak dengan air dingin dan paparan udara dingin seara langsung agar alergi Anda tidak memburuk. Jauhi pemicunya Maksudnya adalah Anda harus menghindari hawa dingin dengan menghangatkan badan menggunakan penghangat ruangan atau perapian saat terjadi cuaca dingin. Perlahan, keadaan Anda akan membaik dangan sendirinya. Jaga pola makan dan jauhi stress Sterss dapat memicu pelepasan histamin, oleh karena itu hindari stress serta jaga pola makan yang sehat dan bergizi agar pemicu alergi dingin dapat dihindari. Untuk mengobati berbagai penyakit alergi, Anda bisa mengkonsumsi sebuah suplemen Alami dari High Desert,...
Siapa Sajakah Yang Beresiko Terkena Penyakit Asma?

Siapa Sajakah Yang Beresiko Terkena Penyakit Asma?

Siapa Sajakah Yang Beresiko Terkena Penyakit Asma? – Sebenarnya menurut nhs.uk tidak ada hal yang pasti yang menyebabkan terkenanya penyakit asma. Namun, terjangkitnya penyakit asma bisa dari faktor lingkungan & genetik. Lalu siapa saja yang kemungkinan bisa terkena penyakit asma ini? Salah satu faktor yang dapat memicu penyakit asma yaitu dari keturunan yang pernah menderita penyakit asma atau kondisi lain yang berhubungan dengan alergi, seperti eczema atau demam musiman. Kondisi lain yang mungkin memicu munculnya asma masih berkaitan dengan alergi yakni alergi makanan. Nah, berikut ulasan kami beberapa orang yang bisa terkena penyakit asma?. Baca juga Penyebab & Gejala Penyakit Asma. Orang-orang yang memiliki keluarga berpenyakit asma Kurang lebih tiga perlima dari seluruh penderita asma di dunia mendapatkan penyakitnya karena diturunkan dari ayah atau ibunya. Seperti yang dikutip dari webmd.com, jika seseorang memiliki orang tua yang menderita penyakit asma, maka orang tersebut beresiko enam kali lebih tinggi untuk menderita asma juga. Anak laki-laki Anak laki-laki lebih rentan terserang penyakit asma daripada anak perempuan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa saluran pernapasan anak laki-laki lebih sempit daripada saluran pernapasan anak perempuan. Saluran pernapasan yang sempit ini meningkatkan risiko munculnya bunyi yang tidak wajar saat bernafas. Pada usia 20 tahunan, kemungkinan terjadinya asma pada laki-laki dan perempuan adalah 50:50. Namun pada usia 40 tahun ke atas, perempaun lebih rentan terkena penyakit asma. Orang-orang yang memiliki saluran pernapasan yang hiperaktif Meskipun beberapa peneliti belum yakin dengan hal ini, namun dugaan bahwa saluran pernapasan yang hiperaktif dapat memicu timbulnya penyakit asma semakin menguat. Hal ini terjadi karena saluran pernapasan yang hiperaktif akan lebih mudah mengalami peradangan apabila bersentuhan dengan pemicu asma seperti allergen maupun udara...