Testimoni Penyakit Cacar Air Ibu Yossie Jacub

Diclaimer(*) Yossie Jacub, 33 Tahun. Jakarta Kurang lebih 16 hari yang lalu, saya terkena cacar air. Awalnya, terlihat seperti bintik jerawat di wajah. Keesokan harinya, bintik-bintik tersebut bertambah banyak, tapi saya belum ke dokter. Suami saya menyarankan untuk mengonsumsi HDI Bee Propolis dan bintik merahnya dioleskan HDI Aloe Propolis Cream. Namun karena bintik-bintik merahnya sudah mulai menjalar ke tubuh saya, saya pun akhirnya memutuskan untuk periksa ke dokter. Dokter menyatakan saya terkena cacar air, tapi dokter bingung karena badan saya tidak panas. Beberapa hari kemudian, suami saya bertemu dengan dr.Roy. ia pun langsung menceritakan tentang penyakit yang sedang saya alami. Dokter menyarankan untuk mengonsumsi HDI Bee Propolis 3×3, HDI Pollenergy 520, dan HDI Royal Jelly pada pagi dan malam hari. Pada cacar airnya dioleskan HDI Aloe Propolis Cream. Puji Tuhan sekarang di kulit saya bekas cacarnya perlahan hilang. Produk yang digunakan : Aloe Propolis Cream, Bee Propolis, Pollenergy 520, Royale Jelly...
Testimoni Penyakit Batu Ginjal Bapak Wirjo Kusumo

Testimoni Penyakit Batu Ginjal Bapak Wirjo Kusumo

Disclaimer(*) Wirjo Kusumo Kentjono, 60 Tahun. Surabaya Tahun 1983 saya pernah masuk rumah sakit karena batu ginjal. Saat itu saya belum mengenal produk-produk dari HD. Setelah beberapa hari di rumah sakit, keluarlah kira-kira 1 sendok makan batu dari saluran kencing dalam kondisi hancur dan rasa sakitnya sungguh luar biasa. Tahun 2000 bulan Agustus, saya kembali masuk rumah sakit akibat batu ginjal yang kedua. Saat itu bukan cuma batu ginjal yang saya derita tapi ternyata ginjal saya sudah bernanah. Maka dokter pun harus memasukkan suatu alat melalui alat kelamin agar keadaan ginjal dapat difoto dengan jelas. Dan sekali lagi saya harus mengalami sakit yang luar biasa. Dengan bantuan laser, batu ginjal saya dihancurkan, sehingga memudahkan keluarnya batu melalui saluran kencing. Biaya yang dikeluarkan pun cukup banyak. Tahun 2003 batu ginjal yang ketiga keluar lagi setelah saya menderita kesakitan selama 2 hari di rumah. Tahun 2004 akhir bulan April, saya menderita stroke ringan. Tubuh sebelah kiri saya tiba-tiba lemas dan hampir tidak dapat digerakkan tapi saya masih bisa berbicara. Tapi Puji Tuhan, dengan doa dan obat-obatan dari dokter, perlahan-lahan kondisi saya pulih setelah seminggu di rumah sakit HCOS Surabaya. Berulang kali putri saya memaksa saya untuk mencoba Dynamic Trio tapi saya masih tidak berani mengonsumsinya. Sebulan penuh saya menggunakan obat dari dokter, tetapi saya merasa kondisi saya tidak bisa pulih total. Tekanan darah tidak pernah stabil, kepala pusing dan tekanan darah langsung naik jika saya mengkonsumsi makanan yang mengandung garam. Obat-obatan yang harus saya minum pun harganya tidak murah, hampir 1,5 jt per bulan. Bulan Mei 2004 untuk pertama kalinya saya memutuskan untuk mengonsumsi Pollenergy, Bee Propolis Tablet dan Royal Jelly...
Testimoni Penguna HDI Penyakit Batu Ginjal

Testimoni Penguna HDI Penyakit Batu Ginjal

Dislaimer(*) M. Ikhwan Amrullah, 30 tahun. Batang Saya sering sakit perut dan sudah saya periksa ke puskesmas. Namun jawaban yang saya dapat berbeda-beda. Selain didiagnosa maag akut, saya juga divonis kram usus. Saya juga tak kunjung sembuh meski sudah mengonsumsi obat dari dokter. Saya lalu mengonsumsi HDI Clover Honey yang menurut Enterpriser HDI mampu memperbaiki saluran pencernaan. Akhirnya saya mengikuti saran Beliau dan mengonsumsi HDI Clover Honey secara rutin. Setelah selama satu bulan rutin mengonsumsi HDI Clover Honey, saya tidak bisa buang air kecil dari malam sampai pagi hingga sore hari. Tiap kali akan buang air kecil, saya mengalami sakit yang luar biasa pada saluran kencing dan hanya keluar beberapa tetes. Setelah bisa kencing, yang keluar dari saluran kencing saya adalah urine dan seperti serpihan batu putih agak kekuningan. Lalu saya ceritakan pada Enterpriser HDI, Bapak Yoky, tentang sakit yang saya alami, Beliau berkata itu adalah pecahan batu ginjal dari dalam tubuh saya. Berarti selama ini tanpa saya ketahui saya menderita batu ginjal. Alhamdulillah sampai sekarang sakit itu sudah tidak kambuh lagi dan buang air kecil pun lancar. Semua berkat HDI Clover Honey. Produk yang digunakan : Clover...

Testimoni Pengguna HDI Penyakit Alergi

Dislaimer(*) Silvi Listia Dewi, Malang Pada bulan Januari 2005 kami menyadari bahwa muncul benjolan kecil, yang tidak terlihat, di bawah telinga kiri anak bungsu kami, akan tetapi tidak kami hiraukan. Satu bulan kemudian ternyata benjolan sudah sebesar kelereng dan agak menonjol. Kami memutuskan untuk konsultasi ke dokter bedah. Dokter mendiagnosa anak kami menderita pembengkakan kelenjar getah bening dan harus segera dioperasi. Kami lalu mencoba mencari pendapat lain pada beberapa dokter bedah. Salah satu dokter bedah mengatakan bahwa benjolan tersebut hanyalah pertumbuhan sel yang tidak berbahaya. Dalam perjalanan ke dokter, kami bertemu seseorang yang menawarkan suplemen HD yang menurutnya dapat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit. Tetapi kami tidak mempercayainya karena menurut kami masalah pembengkakan ini sangat serius, tidak dapat disembuhkan hanya dengan suplemen. Kami akhirnya memutuskan untuk operasi, yang dilaksanakan tanggal 16 Februari 2005 lalu. Tiga hari pertama pasca operasi, bekas operasinya yang hanya ditutup plester tidak menunjukkan gejala negatif apapun. Tetapi pada hari ke-4, luka bekas operasinya mengeluarkan cairan yang menurut dokter adalah cairan getah bening yang keluar akibat operasi pengangkatan kelenjarnya. Namun, cairan tersebut keluar terus menerus dan daun telinganya juga menggembung. Gelembung-gelembung itu basah, gatal dan menyebar di sekitar telinga, mata, pipi bawah, dan jari-jari tangan kiri dan juga pada bagian jahitan operasi. Menurut dokter itu adalah gejala alergi, dan beliau memberikan salep. Sepuluh hari pasca operasi, gelembung-gelembungnya makin melebar. Kami kembali memeriksakan anak kami ke dokter dan kali ini diagnosanya berubah. Anak saya dinyatakan terkena cacar air dan meminta kami untuk segera konsultasi ke dokter kulit. Oleh dokter kulit kami diberikan salep Elox dan dinyatakan hanya alergi biasa, bukan cacar air. Setelah menggunakan salep dari dokter...

Testimoni Penykit Batuk Alergi

Dislaimer(*) Irwan Tjahyadi, 58 Tahun. Jakarta Saya pernah mengalami batuk alergi yang berkepanjangan dan tak kunjung sembuh mulai tahun 1973 sampai dengan Mei 2004. Sudah banyak dokter saya kunjungi dan obat yang saya coba untuk menyembuhkan penyakit tersebut, baik obat-obatan medis maupun tradisional. Terkadang hanya kesembuhan sementara yang saya dapatkan. Saya pun termasuk orang yang tidak melakukan pantangan makanan dan minuman untuk kesembuhan. Pada tahun 1980, dokter mengatakan saya terkena batuk alergi. Pada bagian dalam leher saya terdapat banyak lendir yang sangat mengganggu. Bahkan, pernah pada tahun 2003, selama setahun saya sampai mengunjungi 5 orang dokter. Namun, semua usaha saya tidak membuahkan hasil apa pun. Hingga pada April 2004, seorang teman saya yang bernama Vera (kini upline saya) mempresentasikan produk HD kepada saya, dan saya, yang awalnya menolak produk ini, mulai tertarik. Saya pun membeli Royal Jelly, Clover Honey, and Bee Propolis. Namun, saya tidak berharap terlalu banyak terhadap produk-produk ini, karena saya sudah putus asa dengan berbagai pengobatan yang saya jalani. Namun, sekitar 3 minggu setelah pemakaian, tengah malam pada bulan Mei 2004, saya merasakan ada sesuatu yang menekan ingin keluar dari bagian bawah leher kiri saya. Ternyata, segumpal lendir berwarna putih lengket keluar dari dalam tenggorokan saya. Sejak saat itu saya merasakan kelegaan di tenggorokan saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas kebaikan-Nya juga kepada rekan-rekan HD yang banyak membantu saya. Produk yang digunakan : Bee Propolis, Clover Honey, Royale Jelly...

Testimoni Kadar Alergi Yang tinggi

Dislaimer(*) Ananda Christopher Gunawan, 10 Tahun. Tangerang Pada November 2005 yang lalu, saya melahirkan putera pertama, Ananda Christopher Gunawan melalui operasi caesar. Karena ASI tidak mencukupi, dengan sangat terpaksa saya memberikan bayi saya susu formula dengan merek terkenal yang cukup mahal harganya. Setelah pulang dari rumah sakit, saya mendapati bahwa setiap kali Ananda minum susu dari botol, napasnya selalu terdengar ”grok-grok”, bahkan kadang terdengar juga pada waktu tidurnya. Dokter anak yang saya temui mengatakan bahwa Ananda alergi terhadap susu formula sapi. Maka, kemudian saya ganti susunya dengan susu Hypoalergenic yang harganya lebih mahal dan rasanya juga tak seenak susu biasa. Beberapa waktu kemudian, pada kulit Ananda muncul ruam kemerahan seperti gigitan nyamuk dalam jumlah yang banyak dan menyebar. Saya pun memeriksakan Ananda kembali ke dokter, dan dokter mengatakan bahwa Ananda memiliki kadar alergi yang tinggi. Dokter juga memberikan obat-obatan, dan mengganti susunya menjadi susu formula kedelai. Saya pun teringat bahwa waktu saya mengonsumsi ikan laut, saya masih memberikan ASI kepada Ananda, walaupun ASI yang keluar sangat sedikit. Ternyata, pemberian obat dan penggantian susu formula tidak banyak membantu. Karena rasa susunya yang tidak enak, Ananda hanya mau meminum sedikit. Selain alergi, Ananda juga sering terkena demam, pilek, sembelit dan kembung pada perutnya. Sampai suatu waktu, seorang teman saya, Suci Hanjayani berkunjung ke rumah saya dan menawarkan produk-produk HD, seperti Honeybee PollenS dan Clover Honey untuk bayi saya. Awalnya, Ananda saya berikan Honeybee PollenS. Kemudian, atas anjuran dr. Chandra, saya juga memberikan Clover Honey kepada Ananda. Hasilnya sungguh luar biasa, karena sampai pada hari ini, Ananda sangat sehat, tak ada lagi ruam kemerahan di kulitnya, sekalipun Ananda mengonsumsi ikan laut dalam...