Testimoni Penyakit Cacar Air Ibu Yossie Jacub

Diclaimer(*) Yossie Jacub, 33 Tahun. Jakarta Kurang lebih 16 hari yang lalu, saya terkena cacar air. Awalnya, terlihat seperti bintik jerawat di wajah. Keesokan harinya, bintik-bintik tersebut bertambah banyak, tapi saya belum ke dokter. Suami saya menyarankan untuk mengonsumsi HDI Bee Propolis dan bintik merahnya dioleskan HDI Aloe Propolis Cream. Namun karena bintik-bintik merahnya sudah mulai menjalar ke tubuh saya, saya pun akhirnya memutuskan untuk periksa ke dokter. Dokter menyatakan saya terkena cacar air, tapi dokter bingung karena badan saya tidak panas. Beberapa hari kemudian, suami saya bertemu dengan dr.Roy. ia pun langsung menceritakan tentang penyakit yang sedang saya alami. Dokter menyarankan untuk mengonsumsi HDI Bee Propolis 3×3, HDI Pollenergy 520, dan HDI Royal Jelly pada pagi dan malam hari. Pada cacar airnya dioleskan HDI Aloe Propolis Cream. Puji Tuhan sekarang di kulit saya bekas cacarnya perlahan hilang. Produk yang digunakan : Aloe Propolis Cream, Bee Propolis, Pollenergy 520, Royale Jelly...
Berikut Gejala-Gejala Penyakit Cacar Air

Berikut Gejala-Gejala Penyakit Cacar Air

Berikut Gejala-Gejala Penyakit Cacar Air – Chicken Pox atau istilah medisnya Varicella simplex merupakan penyakit yang menyerang kulit dan mudah menular, ditandai dengan demam, pilek serta kondisi tubuh yang lemah kemudian muncul bintik-bintik merah pada tubuh. Seperti pada umumnya penyakit yang disebabkan oleh virus, penyakit ini lebih banyak menyerang orang yang memiliki daya tahan yang lemah. Oleh karena itu penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster ini lebih banyak menyerang anak-anak, namun ada juga beberapa orang dewasa yang terjangkit penyakit yang satu ini. Baca juga Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air. Infeksi virus ini akan menyerang setiap orang baik anak-anak maupun sudah dewasa yang belum mengalami cacar air, namun jika seseorang sudah mengalami cacar air tubuhnya akan kebal terhadap serangan infeksi virus ini, namun pada anak gejala akan lebih ringan dan kesembuhan akan lebih menjadi lebih mudah tanpa masalah sedangkan pada orang dewasa infeksi ini bisa menjadi berat baik gejala maupun penyembuhannya, jadi lebih baik terkena cacar air saat masih anak-anak daripada setelah dewasa. Jika seseorang menderita penyakit ini, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan yang sangat kuat seumur hidup, jadi penyakit cacar air ini hanya terjadi satu kali seumur hidup pada setiap orang. Cacar air sangat menular dan memiliki tiga tahap dalam pembentukannya. Gejala penyakit cacar air ini dimulai dengan munculnya sedikit benjolan gatal di seluruh tubuh yang menyerupai seperti gigitan serangga. Kemudian, bintik tadi berubah menjadi benjolan yang berisi cairan, diikuti oleh tahap akhir yaitu pada saat tahap penyembuhan, dimana benjolan tersebut pecah dan membuat bekas pada kulit. Selain benjolan gatal dan koreng, gejala penyakit cacar air juga dapat menyebabkan demam, sakit kepala, batuk kering atau hilangnya nafsu makan....
Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air

Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air

Apa Sih? Penyebab Penyakit Cacar Air – Cacar air atau dalam bahasa medisnya disebut sebagai varicella simplex adalah sejenis penyakit yang menyerang kulit. Cacar Air merupakan penyakit kulit yang umum dikenal masyarakat. Penyakit cacar air akan menyerang setiap orang yang belum pernah kena. Hampir semua orang dari anak-anak sampai dewasa pernah terkena yang namanya penyakit Cacar Air. Penyebab cacar air sendiri adalah virus Vericella atau disebut juga virus Vericella zostar (virus V-2). Virus ini dapat ditemukan dalam cairan vesikel, darah penderita, dan cairan selaput lendir. Penyakit cacar air yang menyerang anda merupakan penyakit akut yang menular. Penyakit cacar air mudah sekali menular, yaitu melalui percikan cairan ludah dan kontak langsung dengan cairan yang berisi virus tersebut. Baca juga Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air. Virus varicella zoster (VZV) sebagai penyebab cacar air akan menyebabkan ruam melepuh, gatal, kelelahan, dan demam jika terpapar pada seseorang. Gejala awal cacar air dapat di mulai dengan demam ringan 1 sampai 2 hari serta penderitanya akan merasa kelelahan. Gejala-gejala awal tidak selalu terjadi sebelum ruam cacar air berkembang. Sekitar 90% dari orang yang belum pernah menderita cacar air akan terinfeksi ketika kontak dengan virus. Cara penyebaran virus Varicella ini melalui udara atau Aerogen. Karena melalui udara, virus dapat dengan cepat berpindah dan kontak dengan orang lain. Selain itu, kontak fisik dengan penderita cacar air ini juga semakin meningkatkan resiko tertular. Secara umum penyakit ini ditularkan dengan kontak langsung dengan si penderita. Seperti proses penularan melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah. Air yang berada di dalam gelembung cacar air jika pecah dan mengenai kulit akan lebih cepat...
Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air

Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air

Tips Cara Merawat Anak Terkena Cacar Air – Cacar air atau varisella merupakan jenis penyakit yang di akibatkan oleh virus varisella zoster. penyakit ini tentu sangat mengganggu karena menimbulkan bintil – bintil merah yang gatal dan juga berisi cairan. Selain itu penyakit cacar air ini cukup mudah sakli menular. Kebanyakan anak akan mengalami penyakit cacar ketika mereka masih muda dan biasanya merupakan penyakit ringan. Bagi anak anda yang terkena cacar air membutuhkan waktu antara 10 hingga 21 hari untuk sembuh dari cacar air. Penularan cacar air pada anak terjadi dikarenakan adanya kontak dengan orang yang sedang menderita cacar air. Baca juga 5 Tips Cara Alami Mengatasi Hidung Yang Tersumbat. Gejala Cacar Air Demam hingga 3 hari. Timbul bintil-bintil kemerahan yang lama kelamaan akan berubah menjadi gelembung berisi cairan bening seperti air mata. Gatal-gatal. Kadang disertai batuk dan pilek. Cara Merawat Anak Menderita Cacar Air Segera ke dokter untuk memastikan anak menderita cacar air atau bukan. Perawatan penderita sebaiknya dilakukan oleh orang yang sudah pernah terjangkit cacar air. Biasanya, penderita yang sudah terkena cacar air akan kebal terhadap penyakit tersebut. Anak boleh ditemui, tetapi jangan terlalu dekat jaraknya, sehingga napasnya tidak terhirup. Pisahkan barang-barang yang digunakannya, seperti baju, handuk, piring, gelas, sisir, atau peralatan lain. Bersihkan peralatan tersebut secara terpisah. Tempatkan pula penderita dalam tempat tidur terpisah, ganti seprai setiap hari. Jaga kualitas dan kuantitas makanan anak. Beri makanan yang tinggi kalori dan protein, juga makanan sumber vitamin dan mineral. Istirahat yang cukup. Jangan biarkan anak keluar rumah selagi bintil cacar air masih dan terus timbul. Minta anak untuk tidak menggaruk bintil yang gatal. Potong kukunya, atau pakaikan sarung tangan...