Testimoni Pengguna HDI Penyakit Alergi

Dislaimer(*) Silvi Listia Dewi, Malang Pada bulan Januari 2005 kami menyadari bahwa muncul benjolan kecil, yang tidak terlihat, di bawah telinga kiri anak bungsu kami, akan tetapi tidak kami hiraukan. Satu bulan kemudian ternyata benjolan sudah sebesar kelereng dan agak menonjol. Kami memutuskan untuk konsultasi ke dokter bedah. Dokter mendiagnosa anak kami menderita pembengkakan kelenjar getah bening dan harus segera dioperasi. Kami lalu mencoba mencari pendapat lain pada beberapa dokter bedah. Salah satu dokter bedah mengatakan bahwa benjolan tersebut hanyalah pertumbuhan sel yang tidak berbahaya. Dalam perjalanan ke dokter, kami bertemu seseorang yang menawarkan suplemen HD yang menurutnya dapat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit. Tetapi kami tidak mempercayainya karena menurut kami masalah pembengkakan ini sangat serius, tidak dapat disembuhkan hanya dengan suplemen. Kami akhirnya memutuskan untuk operasi, yang dilaksanakan tanggal 16 Februari 2005 lalu. Tiga hari pertama pasca operasi, bekas operasinya yang hanya ditutup plester tidak menunjukkan gejala negatif apapun. Tetapi pada hari ke-4, luka bekas operasinya mengeluarkan cairan yang menurut dokter adalah cairan getah bening yang keluar akibat operasi pengangkatan kelenjarnya. Namun, cairan tersebut keluar terus menerus dan daun telinganya juga menggembung. Gelembung-gelembung itu basah, gatal dan menyebar di sekitar telinga, mata, pipi bawah, dan jari-jari tangan kiri dan juga pada bagian jahitan operasi. Menurut dokter itu adalah gejala alergi, dan beliau memberikan salep. Sepuluh hari pasca operasi, gelembung-gelembungnya makin melebar. Kami kembali memeriksakan anak kami ke dokter dan kali ini diagnosanya berubah. Anak saya dinyatakan terkena cacar air dan meminta kami untuk segera konsultasi ke dokter kulit. Oleh dokter kulit kami diberikan salep Elox dan dinyatakan hanya alergi biasa, bukan cacar air. Setelah menggunakan salep dari dokter...

Testimoni Penykit Batuk Alergi

Dislaimer(*) Irwan Tjahyadi, 58 Tahun. Jakarta Saya pernah mengalami batuk alergi yang berkepanjangan dan tak kunjung sembuh mulai tahun 1973 sampai dengan Mei 2004. Sudah banyak dokter saya kunjungi dan obat yang saya coba untuk menyembuhkan penyakit tersebut, baik obat-obatan medis maupun tradisional. Terkadang hanya kesembuhan sementara yang saya dapatkan. Saya pun termasuk orang yang tidak melakukan pantangan makanan dan minuman untuk kesembuhan. Pada tahun 1980, dokter mengatakan saya terkena batuk alergi. Pada bagian dalam leher saya terdapat banyak lendir yang sangat mengganggu. Bahkan, pernah pada tahun 2003, selama setahun saya sampai mengunjungi 5 orang dokter. Namun, semua usaha saya tidak membuahkan hasil apa pun. Hingga pada April 2004, seorang teman saya yang bernama Vera (kini upline saya) mempresentasikan produk HD kepada saya, dan saya, yang awalnya menolak produk ini, mulai tertarik. Saya pun membeli Royal Jelly, Clover Honey, and Bee Propolis. Namun, saya tidak berharap terlalu banyak terhadap produk-produk ini, karena saya sudah putus asa dengan berbagai pengobatan yang saya jalani. Namun, sekitar 3 minggu setelah pemakaian, tengah malam pada bulan Mei 2004, saya merasakan ada sesuatu yang menekan ingin keluar dari bagian bawah leher kiri saya. Ternyata, segumpal lendir berwarna putih lengket keluar dari dalam tenggorokan saya. Sejak saat itu saya merasakan kelegaan di tenggorokan saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas kebaikan-Nya juga kepada rekan-rekan HD yang banyak membantu saya. Produk yang digunakan : Bee Propolis, Clover Honey, Royale Jelly...

Testimoni Kadar Alergi Yang tinggi

Dislaimer(*) Ananda Christopher Gunawan, 10 Tahun. Tangerang Pada November 2005 yang lalu, saya melahirkan putera pertama, Ananda Christopher Gunawan melalui operasi caesar. Karena ASI tidak mencukupi, dengan sangat terpaksa saya memberikan bayi saya susu formula dengan merek terkenal yang cukup mahal harganya. Setelah pulang dari rumah sakit, saya mendapati bahwa setiap kali Ananda minum susu dari botol, napasnya selalu terdengar ”grok-grok”, bahkan kadang terdengar juga pada waktu tidurnya. Dokter anak yang saya temui mengatakan bahwa Ananda alergi terhadap susu formula sapi. Maka, kemudian saya ganti susunya dengan susu Hypoalergenic yang harganya lebih mahal dan rasanya juga tak seenak susu biasa. Beberapa waktu kemudian, pada kulit Ananda muncul ruam kemerahan seperti gigitan nyamuk dalam jumlah yang banyak dan menyebar. Saya pun memeriksakan Ananda kembali ke dokter, dan dokter mengatakan bahwa Ananda memiliki kadar alergi yang tinggi. Dokter juga memberikan obat-obatan, dan mengganti susunya menjadi susu formula kedelai. Saya pun teringat bahwa waktu saya mengonsumsi ikan laut, saya masih memberikan ASI kepada Ananda, walaupun ASI yang keluar sangat sedikit. Ternyata, pemberian obat dan penggantian susu formula tidak banyak membantu. Karena rasa susunya yang tidak enak, Ananda hanya mau meminum sedikit. Selain alergi, Ananda juga sering terkena demam, pilek, sembelit dan kembung pada perutnya. Sampai suatu waktu, seorang teman saya, Suci Hanjayani berkunjung ke rumah saya dan menawarkan produk-produk HD, seperti Honeybee PollenS dan Clover Honey untuk bayi saya. Awalnya, Ananda saya berikan Honeybee PollenS. Kemudian, atas anjuran dr. Chandra, saya juga memberikan Clover Honey kepada Ananda. Hasilnya sungguh luar biasa, karena sampai pada hari ini, Ananda sangat sehat, tak ada lagi ruam kemerahan di kulitnya, sekalipun Ananda mengonsumsi ikan laut dalam...

Testimoni Penyakit Alergi

Dislaimer(*) Farah Dhiesta N, 11 tahun. Kediri Awalnya anak saya menderita bintik kecil seperti digigit nyamuk. Karena tak kunjung hilang, kemudian saya periksakan ia ke dokter. Namun, bintik tersebut semakin banyak. Saya bawa ia periksa ke dokter lain tetapi sakit di kakinya semakin parah. Saya periksakan ia ke enam dokter berbeda, namun penyakit yang anak saya derita tak kunjung sembuh. Bahkan, kedua kaki anak saya seperti terkena luka bakar sehingga kulit menjadi melepuh semua. Hal ini membuat saya panik namun tak tahu harus ke dokter mana lagi agar anak saya sembuh. Beruntung saya bertemu dengan teman yang menyarankan saya untuk memakai HDI Aloe Propolis Cream. Waktu itu anak saya belum mengonsumsi produk HDI lain sehingga betapa kagetnya saya ketika esok paginya luka di kaki anak saya mengering. Agar makin cepat proses penyembuhannya, anak saya juga mengonsumsi HDI Aller Bee Gone, HDI Clover Honey, HDI Pollenergy 520, HDI Bee Propolis Tablet, dan HDI Royal Jelly Liquid. Kini, luka di kedua kaki anak saya benar-benar menghilang. Saya sangat berterima kasih kepada HDI. Produk yang digunakan : Aller Bee Gone, Aloe Propolis Cream, Bee Propolis, Clover Honey, Pollenergy 520, Royale Jelly...

Testimoni Alergi Kulit

Mr Sia Ah Ho, Malaysia Saya bekerja di lokasi bangunan dengan lingkungan yang penuh dengan debu dan polusi. Untuk menjaga ketahanan fisik, saya banyak mengonsumsi daging setiap hari. Pola makan ini mengakibatkan saya menderita asam urat dan alergi kulit. Saya mudah lelah dan kaki terasa nyeri akibat asam urat. Hal ini berlangsung selama 2 sampai 3 tahun. Ketika saya bersentuhan dengan semen, bintik-bintik merah muncul pada kulit dan gatal sekali. Kulit saya jadi terluka akibat rasa gatal yang luar biasa sehingga saya tidak bisa berhenti menggaruk. Dokter pun sudah meresepkan salep anti alergi tetapi tidak ada perubahan. Menurutnya salah satu cara untuk terbebas dari penyakit ini adalah dengan mencari pekerjaan lain. Hal ini membuat saya depresi. Ketika seorang teman mengenalkan produk HD berupa Pollenergy 520, Bee Propolis Tablet dan Royal Jelly, saya langsung membelinya. Setelah mengonsumsi selama beberapa bulan, saya merasa lebih bertenaga, keluhan asam urat menghilang dan alergi di kulit membaik. Selain itu, rambut saya yang beruban kembali menjadi hitam dan wajah saya terlihat lebih segar dan cerah. Bahkan teman saya mengatakan bahwa saya terlihat 5 tahun lebih muda! Saya benar-benar bahagia dengan produk HD. Produk yang digunakan : Bee Propolis, Pollenergy 520, Royale Jelly...