Waspadai 5 Penyakit Saat Musim Hujan

4 Flares Facebook 1 Google+ 2 Twitter 0 Pin It Share 1 Filament.io 4 Flares ×

Waspadai 5 Penyakit Saat Musim Hujan – Memasuki musim hujan merupakan ancaman yang serius untuk kesehatan bagi orang dewasa dan anak-anak. Musim penghujan, disadari atau tidak memiliki dampak bagi kesehatan masyarakat, apalagi disertai banjir yang berimplikasi membuat sumber air bersih tercemar dan membuat banyak kuman dari air-air kotor berkeliaran.

foto cuaca musim hujan

source : kompas

Banyak penyakit yang muncul pada saat terjadinya musim penghujan, salah satunya yaitu DBD (Emam berdarah),Diare, Dll. Berikut ini kami akan mengulas beberapa penyakit yang harus di waspadai saat musim hujan tiba. Baca juga 5 Ajaib Manfaat Madu Untuk Kulit.

Diare
Penyakit yang ditandai buang air besar cair berkali-kali ini disebabkan sekelompok bakteri. Beberapa bakteri yang menyebabkan bakteri antara lain Shigella dysentria, Salmonella Spp, Compylobacter jejui, Escherichia coli (E coli), dan Entamoeba histolytica. Bakteri ini menginfeksi saluran usus sehingga menyebabkan tinja cair dan berlendir. Bila mengalami diare, Anda disarankan segera ke dokter dan banyak mengonsumsi cairan.

Cikungunya
Penyakit ini sudah ada sejak dulu, namun kini marak lagi setiap musim hujan. “Penyakit ini disebabkan oleh virus cikungunya, juga ditularkan ke manusia oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejalanya demam mendadak, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang, serta ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit,
Gejala lainnya adalah nyeri otot, sakit kepala, menggigil, kemerahan pada selaput mata, pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher, mual, muntah, dan kadang-kadang disertai gatal pada ruam. Demamnya sering rancu dengan penyakit demam dengue, demam berdarah dengue, dan campak. Tetapi, nyeri sendi merupakan gejala yang menonjol.

Leptospirosis
Dikenal juga dengan penyakit kencing tikus, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. yang ditularkan dari hewan ke manusia, dan sebaliknya. Bakteri ini dengan mudah berkembang biak pada lingkungan yang becek, berlumpur, dan kotor. Urine (air kencing) dari individu yang terkena penyakit ini merupakan sumber utama penularan. Saat banjir, air kencing tikus terbawa melalui banjir dan dapat masuk ke tubuh manusia melalui permukaan kulit yang terluka, selaput lendir mata, dan hidung.

Demam berdarah (DB)
Berbeda dengan penyakit di atas, demam berdarah disebabkan virus dengue yang terdiri atas empat strain. Untuk mengatasi serangan virus dengue, penderita DB harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi asupan bergizi. Virus dengue diketahui dibawa nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di air jernih tergenang. Air jernih tergenang banyak ditemukan saat musim hujan tiba.

Penyakit Kulit
Kutu air adalah penyakit yang kelihatannya sepele, tetapi sangat mengganggu dan “memalukan”. Perhatikan sela-sela jari kaki Anda. Apakah ada pengelupasan atau kerusakan di bagian tersebut? Ditambah rasa nyeri, gatal, berbau, juga panas seperti terbakar? Jika ya, kemungkinan besar Anda sudah terjangkit!
Infeksi jamur dapat terjadi di semua bagian tubuh, termasuk lengan, kaki, tangan, area lipatan payudara, selangkangan, dan area tertutup lainnya. Pakaian tidak kering betul alias masih lembap bisa menjadi ‘rumah’ yang sempurna bagi jamur untuk berkembang subur dan kemudian kontak dengan kulit manusia.
Penyakit ini tidak disebabkan oleh kutu, melainkan infeksi jamur, umumnya jenis Trycophyton, yang banyak ditemukan di lingkungan yang lembap dan basah. Termasuk, lantai di pusat kebugaran, ruang ganti baju, kolam renang, salon yang menyediakan jasa pedicure, dan sebagainya. Di lingkungan tersebut, jamur dapat menyebar secara langsung dari satu orang ke orang yang lain atau saat melakukan kontak dengan objek-objek yang disebutkan di atas.

Tifus
Tifus adalah penyakit yang ditandai demam hingga 39-40 derajat celsius. Penyakit ini disebabkan bakteri Salmonella typhi yang masuk ke saluran cerna melalui mulut, esofagus, lambung, usus kecil, dan usus besar.
Kuman menyebar melalui muntah dan kotoran penderita yang terbawa di kaki lalat, yang kemudian mengontaminasi makanan. Sebagian besar kuman sebetulnya mati saat memasuki saluran pencernaan karena terkena asam lambung. Namun, kuman yang masih hidup ternyata mampu menginfeksi usus halus dan menyebabkan demam tifus.

Dengan informasi diatas kami harapkan Anda tahu dan lebih berhati-hati saat musim hujan tiba, serta menjaga kesehatan tubuh agar tidak terkena salah satu penyakit di atas. Semoga bisa bermanfaat.

Cara Pemesanan

Untuk melakukan pemesanan, Anda hanya perlu SMS ke nomor sms-center kami 085736428950 dengan format (isi pesan SMS) sebagai berikut:
Produk HDI (jumlah) / Nama / Alamat Lengkap (Ada no rumah, rt/rw desa, kec, kab dan prov) / No.Hp

Contoh:
Clover Honey 0.5kg (1) /Wildan Nasen / Perumnas cibeber Jl tongkol No.3, RT03 RW01 Desa.Kaduduren, Kec.cilegon, Serang Banten / 0812 3456 1734

Jika ada pertanyaan pemesanan atau pun hal yang lainnya terkait produk HDI silahkan hub kami :

Telpon/SMS : 085736428950

BBM : 5393F990



Baca juga yang lainnya !

Tags : kesehatan,menjagga kesehatan musim hujan,musim hujan,penyakit musim hujan,

Produk Terbaru

Post a Comments

4 Flares Facebook 1 Google+ 2 Twitter 0 Pin It Share 1 Filament.io 4 Flares ×